As I recall, pertanyaan "kira-kira apa yang anda bayangkan dalam hidup anda di 5 tahun kedepan?" itu pernah terlontar dalam sebuah sesi interview disaat usia saya 20 tahun.
Dan jawabannya tidak terlaksana semua ketika saya berusia 25 tahun.
Jika sekarang dipertanyakan lagi, apa yang saya bayangkan dalam hidup saya di 5 tahun kedepan? Saya masih diberi nyawa sama Tuhan.
Puluhan tahun selalu membuat proyeksi ke depan, ternyata melelahkan. Apalagi tidak diimbangi dengan pengaturan harapan (managing expectation) hasilnya tidak bisa menikmati dan selalu menghukum diri sendiri ketika tidak tercapai.
Lebih baik bertekad untuk tetap diberikan kesempatan hidup 5 tahun lagi. Bahkan 50 tahun lagi atau segimana Tuhan aja deh mau ngasih tiket di dunia ini berapa lama.
No comments:
Post a Comment