Saturday, September 25, 2010

Terima Aja!

Berkali-kali pembicaraan kita memanas. Hanya membahas masalah pekerjaan yang seharusnya bisa kita kesampingkan.

Dijauhkan oleh luasnya hamparan hijau, membuat pikiran ini lebih jernih.

Tidak bisa dalam hidup kita "terima aja!" seperti kata sahabat saya. Apalagi ketika hasilnya menyakitkan lalu menghujat sekitar. typical sekali wahai engkau sahabat

Setidaknya, aura negatifmu di maintain sendiri aja. Jangan mengganggu orang lain. Sayangnya salah satu orang lain yang terganggu adalah aku.

Dan aku tetap menjadi sahabatmu.

No comments:

Post a Comment

tidak menerima somasi dan tuntutan pidana cyber crime

kebebasan berpendapat yang masih tetap patuh terhadap undang-undang.