Saturday, February 13, 2010

indahnya merah dan emas


Hujan dianggap membawa berkah bagi etnis tionghoa yang merayakan imlek. Hujan yang deras berarti rezeki juga mengalir deras. (gak berlaku buat saya yang terjebak di kawasan pecinan dengan semerbak wangi dupa)

Di tahun macan logam ini diharapkan dipenuhi oleh keberuntungan. Karakter macan yang keras dan tidak mau mengalah semoga diilhami dengan semangat seekor macan yang pantang menyerah. Imlek tahun 2010 ini bertepatan dengan valentines day yaitu tanggal 14 februari. Perayaan tahun baru imlek memang enggak semeriah tahun baru kalender gregorian yang biasa kita rayakan setiap 1 januari. buat saya sih meriah dengan merah dan emas bertebaran dimana-mana. Khusus untuk tahun 2010, banyak pusat perbelanjaan yang menggabungkan antara valentines day dengan imlek. buat saya tetep merah dan emas yang jaya. bukan pink!!

Nah hari raya imlek ini kita bisa liat barongsai, berbagai macam pernak pernik bernuansa merah dan emas, dan lampion-lampion cantik. Bagi mereka yang masih menganut kepercayaan ini biasanya imlek dimanfaatkan untuk berdoa di vihara (wihara, klenteng-red) supaya di tahun yang baru ini selalu mendatangkan kebahagian.

Menurut adik-adik papa, eyang buyut saya pernah menuliskan silsilah keluarga besar mereka. gak tau dari keturunan keberapa. Dan beliau beserta saudara kandungnya memiliki nama tionghoa. ntah bener, ntah enggak. Ini hasil 'sembahyang' ala saya di vihara satyabudhi.


jajaran rak lilin yang bakal penuh dimalam pergantian tahun


the g
ate


p
eralatan perang untuk sembahyang.(tetep pake duit ya hehe)



kenapa tempat dupa ini
horor ya?



mendoakan minyak. gak ngerti juga kenapa minyak di doain.


amplop doa


hamparan lilin dan harapan


dewa ditengah vihara


satu lilin satu doa


dewa penjaga pintu


sembahyang


xin nian kuai le, gong xi fa cai 2561



No comments:

Post a Comment

tidak menerima somasi dan tuntutan pidana cyber crime

kebebasan berpendapat yang masih tetap patuh terhadap undang-undang.